Metode Penelitian
Metode Penelitian merupakan judul untuk salah satu mata kuliah yang ada di Jurusan Manajemen Bisnis ITS, ditempuh pada semester 6 untuk mempersiapkan mahasiwa menempuh tugas akhir/skripsi.
Pada minggu pertama perkuliahan, Bapak Imam Baihaqi selaku dosen untuk mata kuliah metode penelitian menjelaskan gambaran mengenai mata kuliah ini. Kunci atau poin utama dalam mata kuliah ini adalah riset, riset mengenai bisnis. Penelitian sendiri memiliki arti mencari tahu atau mencari jawaban atas pertanyaan dan keingintahuan terhadap suatu hal.
Secara garis besar dalam mata kuliah ini akan membahas segala hal mengenai riset/penelitian. Tiga pertanyaan yang menjelaskan tentang mata kuliah ini adalah, What is research, how to conduct, how to report and how to present. Riset juga digunakan untuk menguji kebenaran suatu hipotesa.
Seperti yang sudah dikatakan sebelumnya bahwa mata kuliah ini mempersiapkan mahasiswa untuk menghadapi tugas akhir/skripsi, pak Imam Baihaqi juga menjelaskan mengenai runtutan proses pengerjaan tugas akhir. Dimulai dari memilih judul dan fokusan mata kuliah yang akan dijadikan tugas akhir. Pak Imam menjelaskan bahwa skripsi merupakan jawaban dari persoalan yang dibuat sendiri oleh mahasiswa, sehingga mahasiswa membuat pertanyaan dan menjawab pertanyaan tersebut melalui tugas akhir. Kemudian mahasiswa mulai mendekati dosen pembimbing, pak Imam percaya bahwa kelancaran tugas akhir dapat disebabkan salah satunya karena chemistry yang dibangun antara mahasiswa dan dosen pembimbing. Tahap selanjutnya adalah pembuatan proposal tugas akhir, apabila proposal telah disetujui, mahasiswa melanjutkan untuk mulai mengerjakan tugas akhir, di masa inilah mahasiswa akan melakukan berbagai riset untuk menyelesaikan tugas akhirnya.
Sebenarnya saya sudah pernah merancang dua judul tugas akhir yang ingin saya buat karena saya tertarik terhadap satu mata kuliah yang saya ambil di semester sebelumnya. Namun setelah mendengan penjelasan dari pak Imam saya sadar bahwa kerja praktek dan tugas akhir merupakan suatu rentetan proses yang kalau bisa berhubungan, agar kerja praktek dapat mendukung tugas akhir. Dari penjelasan beliau saya jadi memikirkan kembali baik-baik, topik apa yang akan saya ambil. Satu hal yang tidak pernah saya bayangkan dan pikirkan sebelumnya, Kerja Praktek. Maka dari itu, mulai dari sekarang saya harus mempersiapkan dengan baik topik untuk tugas akhir dan kerja praktek.
Who am I ?
Saya adalah anak pertama dari 3 bersaudara dan merupakan anak perempuan satu-satunya. Lahir di Surabaya, 2 September 1993. Ayah saya bekerja sebagai pegawai di salah satu perusahaan milik BUMN dan ibu saya adalah mantan dokter hewan yang saat ini menjadi ibu rumah tangga. Memiliki desa di daerah Kampak, Trenggalek dan Mojolegi, Mojoagung merupakan salah satu anugrah dalam hidup saya.
Saya adalah perempuan yang moody, kurang percaya diri dan mudah mengalami low motivation. Saya memiliki prinsip bahwa dalam setiap kejadian terburuk dan cobaan pasti ada hikmah yang dapat diambil. Karena saya yakin setiap kejadian pasti ada sebuah pesan yang tersirat yang Tuhan ingin sampaikan.
Mimpi saya adalah menjadi seorang entrepreneur dan sociopreneur, menjadi pengusaha yang sukses dengan beberapa unit bisnis, memberikan kontribusi mengurangi kemiskinan dan pengangguran di Indonesia. Hal yang paling saya khawatirkan saat ini adalah bagaimana mempersiapkan diri menghadapi AEC 2015. Hal yang paling membahagiakan bagi saya adalah saya dapat menginspirasi orang lain dan bermanfaat bagi lingkungan sekitar.
Saat ini berstatus sebagai mahasiswa semester 6 Jurusan Manajemen Bisnis ITS Surabaya, 1 atau 2 semester lagi di bangku kuliah, merasa belum berani mengambil langkah besar dalam hidup. Saya juga merupakan anggota aktif UKM WE&T, berada dalam departemen Entrepreneur Development. Motivasi saya ada di komunitas tersebut adalah agar saya selalu berada dalam lingkungan bisnis, ketika saya dengan low motivation, akan ada orang yang memotivasi saya, dan juga sebagai bentuk tanggung jawab untuk berbagi dan bertukar ilmu bisnis dengan mahasiswa jurusan teknik yang lain, bersama-sama mengembangkan softskill.
Sudah dua puluh tahun saya hidup, dua puluh, sudah bukan anak belasan taun lagi, dan memang semakin tinggi jenjang kehidupan yang dijalani, saya akan dituntut untuk lebih dewasa, akan lebih banyak belajar tentang pengalaman hidup, mulai disadarkan kalau lingkungan menuntut untuk bisa survive, untuk bisa lebih open minded, belajar bahwa bahagia dan sukses itu perlu diperjuangkan dengan usaha yang keras.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar