Senin, 17 Februari 2014

Hanif Pradipta N S - 2511101016



*Assalaamu’alaikum. Nama saya Hanif Pradipta Nur Shalih, lahir di Wonogiri pada tanggal 26 September 1993. Saya merupakan anak pertama dari 5 bersaudara. Sekarang saya tinggal di Kota Gresik. Sebelumnya, saya pernah tinggal Di Karangkates, Kabupaten Malang dan Cirata, Kabupaten Bandung Barat. Berpindah-pindah sesuai surat dinas kerja Ayah saya.
Nasi Goreng merupakan makanan kesukaan saya. Hobby saya jalan-jalan, futsal, takraw dan sepakbola.
Saya dulu ingin menjadi professor, dan cita-cita tersebut masih berkutat dipikiran saya. Dan ketika tumbuh semakin dewasa, cita-cita tersebut berkembang menjadi professor yang sociopreneur. Mengapa sociopreneur, karena sekarang sudah banyak bermunculan pebisnis-pebisnis sukses. Namun, belum semua pebisnis sadar dengan lingkungan sosialnya, sehingga efek yang dibawa sepertinya belum dapat memberikan pengaruh yang signifikan pada pertumbuhan pola pikir, ekonomi serta teknologi masyarakat kita.
Motto saya : "Tetap semangat dan positif thinking!"

Metode Penelitian memberikan kita persiapan yang lebih awal untuk menulis tugas akhir ataupun skripsi. Tugas yang selama ini menjadi momok bagi para mahasiswa. Kita diharapkan mampu mempersiapkan itu sejak dini. Karena di masa perkuliahan kita yang menentukan lama study, bukan kurikulum maupun dosen. Kita juga belajar tentang hubungan KP - Magang dan TA ataupun Skripsi. Diakhir juga kami dipersilahkan untuk konsultasi terkait kegiatan perkuliahan dan pengambilan sks selama ini serta yang akan datang. Sekian.

Muhammad Fuad Adisaputra - 2511101022

ITS ME !!!!!!

Welcome to the world of Muhammad Fuad Adisaputra !!!
Asalamualaikum semua pembaca yang tercinta :)

Kiri : Fuad
Kanan : Triyoga
Penting ga sih kita memperkenalkan diri kita kepada khalayak umum yang bahkan belum tau apakah mereka benar benar membutuhkan diri kita? Jawaban dariku adalah penting, manusia adalah makhluk sosial yang perlu mengenal minimal orang yang ada di lingkungan mereka berada dan jawaban ini adalah normatif hahaha.
Perhatikan dengan seksama kawanku, Muhammad Fuad Adisaputra adalah nama yang dipercayakan oleh kedua orang tuaku saat aku lahir pada tanggal 23 Oktober 1993. Nama ini adalah kombinasi dari ide kakekku dan bapakku. Muhammad Fuad yang namanya diberikan oleh kakekku memiliki arti hati yang terpuji sedangkan nama Adisaputra yang diberikan oleh bapakku adalah nama salah satu buyut saya. Fuad adalah orang amiable tapi sanguinis dan saya pikir ini adalah kondisi terbaik yang saya miliki. Pada kelas 3 SMA, Biologi mengajarkan saya tentang salah satu bab tentang gen dan aku termasuk kombinasi antar keduanya mulai dari segi fisik dan sifat. Aku lahir di Bekasi dan dibesarkan di beberapa kota yang berbeda yaitu Jakarta, Bekasi, Cirebon dan Surabaya. Alhasil, saya jarang sekali berada di bawah naungan orang tua karena saya terakhir diasuh secara rutin hanya sampai SD saja, SMP berada di Cirebon (tepatnya pesantren), SMA tidak tinggal bersama orang tua melainkan bersama bibi (SMA 5 Bekasi), dan kuliah di Surabaya (Institut Teknologi Sepuluh Nopember). Pengalaman, itulah hal penting yang selalu dipegang oleh saya. Sebab, satu-satunya guru penting dalam hidup saya telah melepas saya semenjak saya menempuh sekolah menengah. Tapi kawan, darimanapun Anda dibesarkan dan bagaimanapun caranya, semua itu bukan menjadi alasan kalian untuk tidak sukses. Weh, saya membuat quote hahaha.
Tentang Manajemen Bisnis ITS
Jurusan Manajemen Bisnis, dulunya masih berada di posisi program studi, merupakan pilihan asal saya karena tiba-tiba saya berfikir, dengan jurusan ini, saya bisa menjadi pemilik perusahaan di Indonesia. Alasan lain yang menguatkanku sebenarnya adalah ini, Aku akan menjadi orang pertama yang mendirikan Himpunan Mahasiswa Manajemen Bisnis ITS. Akhirnya pada tahun 2011, saya memilih jurusan ini serta persetujuan orang tua terhadap keputusanku. Di tahun tersebut, kami lahir sebagai Mahasiswa Manajemen Bisnis 2011, senang, sedih, duka, canda, tawa, sering kami lewati bersama dan bahkan kami sempat sedih karena mulai sekarang kami tidak bisa bersama dalam satu kelas yang utuh. Untuk mewujudkan mimpi itu, saya telah menjadi koordinator MB angkatan 2011 sampai sekarang serta memimpin bakal organisasi MB ITS yang dinamakan BMSA (Business Management Student Assosiation). Mulai semester 1, saya sudah dibantu oleh Mahasiswa Manajemen Bisnis Angkatan 2011 untuk mewujudkan mimpi saya, mohon maaf karena sejak itu telah menjadi mimpi kami, yang sangat sekali terwujud sebelum kami lulus. Dan inilah kami :)
Manajemen Bisnis 2011
Manajemen Bisnis ITS 2011
-Saat melakukan Studi Ekskursi di Malaysia-
BMSA First Generation
-And it's an illegal organization-
hehehehe
Saat ini, saya telah menjadi mahasiswa semester 6 dan sedang mengambil mata kuliah Metode Penelitian untuk Bisnis. Mata kuliah ini disiapkan oleh tim dosen untuk mahasiswa Manajemen Bisnis ITS menuju Skripsi. Ada dua tipe skripsi yang dijelaskan oleh Bapak Imam Baihaqi yaitu Business Research and Business Start-Up Research. Bapak dosen, yang juga sebagai Ketua Jurusan Manajemen Bisnis ITS, menjelaskan materi tentang mata kuliah ini dengan jelas yang berisi bagaimana mahasiswa akan mendapatkan data, dengan metode apasaja mahasiswa akan suskses dalam mengerjakan skripsinya dan juga hal lain yang bisa membuat mahasiswa lulus dengan cepat.
Sudah mau lulus saja diriku ini ya! Inilah kata-kata yang terpikirkan saat pertama kali masuk kuliah ini. Mata kuliah ini benar-benar menjadi pengingat bahwasanya saya harus segera memikirkan bagaimana saya harus menyiapkan diri saya untuk menghadapi sesi akhir dari perkuliahan yaitu skripsi. Tahapan yang akan saya lakukan di awal yaitu menentukan ide yang sesuai dengan mata kuliah yang saya inginkan. Ada tiga jenis mata kuliah yang ingin saya dalami yaitu Manajemen Strategis, Manajemen Sumber Daya Manusia dan Valuasi Bisnis. Tiga mata kuliah ini yang ingin sekali saya jadikan judul skripsi saya.

Best Regards,
Muhammad Fuad Adisaputra
Koordinator MB ITS Surabaya 2011

Galih Mahendra Irawan - 2511101002



Siapa Galih Mahendra Irawan ?
Dilahirkan pada 25 Juni 1993 di sebuah rumah dengan bantuan seorang dokter dan beberapa bidan cukup menggambarkan bagaimana sulitnya ibu saya melahirkan saya. Pada saat itu kondisi saat lahir cukup mengagetkan kedua orang tua, karena ada beberapa bagian tubuh yang tidak normal mulai dari kuping yang berbeda kanan dan kiri, jari kaki yang kecil hingga kaki saya yang sedikit bengkok. Saya bersyukur memiliki seorang ayah yang berprofesi sebagai PNS di bidang keperawatan yang saat itu merawat saya hingga akhirnya kaki saya sudah normal sebelum umur 2 tahun hingga saya bisa seperti anak normal lain. Singkat cerita pada masa balita itu saya sangatlah nakal menurut beberapa orang yang ikut merawat saya ketika kecil.
Memasuki usia 4 tahun saya mulai mendapat pendidikan di taman kanak-kanak meskipun banyak yang mengatakan bahwa usia saya masih belum mencukupi namun orang tua tetap menginginkan saya untuk masuk TK. Setelah 2 tahun di TK sudah saatnya bagi saya untuk memasuki jenjang Sekolah Dasar. Pada saat itu saya juga tidak mendapat persetujuan dari penyeleksi, namun setelah menunjukkan kemampuan sayang yang sudah lancar membaca koran dan mengaji saya mendapat persetujuan untuk lolos masuk SD. Mulai dari kelas 1 hingga kelas 6 tak sedikit prestasi yang saya peroleh baik itu prestasi akademis maupun non akademis. Selama 6 tahun sekolah saya tak pernah sekalipun absen menduduki peringkat 3 besar, bahkan sejak kelas 4 hingga kelas 6 saya selalu mendapatkan peringkat 1. Prestasi akademis lain yang saya peroleh saat itu adalah menjadi juara 1 lomba matematika tingkat kecamatan meskipun pada saat meneruskan ke tingkat kota hanya menduduki peringkat 10 besar. Di bidang non akademis juga tak sedikit prestasi yang saya peroleh mulai dari juara 1 sepak bola selama 2 tahun berturut-turut, manjabat sebagai pratama selama 2 tahun hingga menjadi delegasi penerima tamu asing di sebuah lembaga les bahasa inggris. Saat masa sekolah dasar inilah cita-cita saya mulai terbentuk saat melihat pekerjaan ayah yang cukup menyenangkan, yakni menjadi seorang dokter. Pada saat kelas 6 SD ayah saya mengambil alih hak kepemilikan sebuah perusahaan makanan konsumsi sehari-hari yang awalnya milik sahabat karibnya yang pada saat itu sahabatnya tersebut meninggal dunia tetapi keluarga yang ditinggal tidak mampu melanjutkan bisnis tersebut. Karena ayah saya menilai perusahaan tersebut memiliki prospek yang cukup bagus kedepannya, maka perusahaan itu dibeli hak kepemilikannya.
Lanjut cerita, saat memasuki masa SMP saya mulai mengenal olah raga basket. Saya tertarik untuk mempelajari lebih lanjut olah raga ini. Hingga sampai pada saat pembagian rapot kelas 2 saya mendapatkan nilai yang turun dan orang tua saya menyuruh untuk berhenti mengikuti basket. Namun kecintaan terhadap basket tidak bisa saya hilangkan, untung pada saat SMP saya sudah mulai berpisah dengan orang tua karena saya harus kos. Sehingga saya benar-benar bisa banyak meluangkan waktu untuk berlatih basket yang saat itu seminggu 3 kali namun konsekuensinya saya harus benar- benar bisa membagi waktu dengan belajar. Hingga datanglah sebuah momen saat saya dapat menunjukkan bahwa basket yang saya tekuni ini dapat membuat saya dan orang tua bangga saat saya yang menjadi bagian tim basket SMP yang selalu menjadi juara 1 saat setiap ada kejuaraan baik itu dalam kota dan luar kota. Bahkan pada saat momen yang paling menyenangkan bagi saya saat saya lolos team olimpiade matematika tingkat daerah saya juga menjadi juara satu saat ada kejuaraan basket. Itu yang saya buktikan pada orang tua bahwa basket yang saya cintai tidak mengganggu proses belajar saya. Pada akhir masa SMP saya juga mampu menjadi peraih perinkat 1 UN+UAS se Kota Banyuwangi.
Memasuki masa SMA yang mengharuskan saya harus tingga jauh dengan orang tua karena saya memutuskan untuk melanjutkan sekolah di Kota Malang. Sempat terfikir oleh saya untuk memaksa orang tua untuk pindah ke kota karena sering merasakan home sick yang menyiksa. Namun perlahan saya mulai bisa meninggalkan penyakit itu saat saya sudah menemukan teman di rumah yang saya tinggali di Malang. Di sekolah favorit yang saya masuki ini, saya juga mengikuti ekstra basket yang juga menjadi salah satu ekstra paling favorit di sekolah tersebut. Seiring berjalannya waktu saya juga mampu menjuarai berbagai turnamen basket dalam kota sampai tingkat provinsi. Pada akhir masa SMA ini saya mendapat mandat dari sekolah untuk mengurusi buku angkatan. Meskipun memerlukan waktu yang lama hingga mendapat berbagai kecaman dari teman seangkatan, akhirnya saya bersama team saya dapat menyelesaikan buku angkatan dengan hasil yang sangat memuaskan. Pada masa SMA saya juga pernah menjadi koordinator keamana pada sebuah acara pentas seni sekolah yang mengundang guest star band indi terkenal yang syukur acaranya sanagt sukses dan tiket ludes terjual namun keamanan tetap terjaga.
Pada masa memasuki akhir sekolah saya mendapat banyak cobaan yang cukup berat saat nilai num yang saya dapatkan sangat buruk dan juga saya tidak dapat lolos pada seleksi SNMPTN undangan yang pada saat itu saya memilih FK UI. Cobaan tidak berhenti sampai disitu saja, saat mengikuti tes SNMPTN saya mencoba menurunkan grade dengan mencoba memilih FK UNPAD. Namun, Tuhan belum memberikan saya jalan saya kembali tidak diterima. Pada saat itulah masa kritis paling saya rasakan selama hidup. Mencoba bangkit dan mengikuti tes PMDK di UNAIR dan UB juga saya masih gagal. Mungkin Tuhan berusaha memberikan pandangan lain pada saya bahwa tidak hanya kedokteranlah yang akan memberikan masa depan yang baik saat ITS membuka pendaftaran murid baru melalui jalur mandiri. Saat itu saya mendaftar pada hari terakhir pendaftara dan sisa tinggal 2 jam penutupan akhir dan saat itu juga saya langsung memilih prodi manajemen bisnis meskipun saya belum tau bagaimana tentang prodi itu. Itu saya lakukan karena saya pada waktu SMA juga pernah melakukan bisnis dan mendapat hasil memuaskan yang diluar perkiraan saya sendiri. Jalan menjadi seorang dokter masih belum Tuhan buka bagi saya saat saya kembali tidak diterima di berbagai universitas namun jalan saya untuk menjadi seorang bisnisman dibuka oleh Tuhan saat saya diterima di manajemen bisnis ITS. Mungkin bila saat itu saya tidak juga diterima di ITS saya akan menganggur selama setahun karena ITS adalah universitas terakhir yang membuka penerimaan mahasiswa baru jalur mandiri.
Tak sedikit cemoohan yang saya dapatkan saat saya tidak bisa memasuki kedokteran mulai dari teman hingga tetangga rumah. Bahkan orang tua saya juga mencemooh saya meskipun pada akhirnya mulai mau menerima kenyataan bahwa belum mendapat jalan untuk menjadi seorng dokter. Orang tua saya juga tetap memaksa saya untuk mencoba mengikuti SNMPTN tahun depan untuk mencoba masuk kedokteran disamping saya juga masih sering merasa iri pada teman – teman saya yang berhasil masuk kedokteran. Namun di MB ini saya juga dapat merasakan jiwa saya benar-benar cocok untuk menjadi seorang pebisnis dan mengembangkan perusahaan ayah saya yang kini juga sudah mulai membesar sejak ayah saya mengambil alih perusahaan dari temannya itu.
Hingga kini saya sudah mulai bisa menerima kenyataan bahwa untuk menjadi seorang yang sukses banyak jalan seperti sebuah pepatah yang mengatakan bahwa “Banyak jalan menuju Roma”. Kini saya sudah memiliki kesibukan yang saya lakukan di kampus untuk menunjang softskill yang saya miliki mulai dari menjadi kabinet di HMTI, asisten Laboratorium PSMI dan yang tidak akan pernah saya tinggalkan menjadi anggota klub basket yang selalu saya ikuti sejak jenjang SMP.

Metodologi Penelitian
Untuk mengawali bercerita mengenai metodologi penelitian, mohon maaf yang sebesarnya saya ucapkan kepada Bapak Imam Baihaqi selaku dosen mata kuliah ini karena pada pertemuan pertama saya beserta beberapa teman terlambat 30 menit memasuki kelas karena terlebih dahulu melakukan makan malam di tempat yang cukup jauh dari kampus sehingga saat kembali memerlukan waktu yang lama karena memasuki jam macetnya Kota Surabaya.
Memasuki kelas yang sudah dimulai, saya melewatkan beberapa informasi awal mengenai fokus dari mata kuliah ini. Namun dari sekilas yang saya baca pada tulisan Pak Imam di papan tulis saya mulai memahami bahwa inti dari mata kuliah ini adalah penelitian individu yang harus dilakukan oleh mahasiswa pada sebuah perusahaan dalam menyelesaikan masalah yang dihadapi oleh perusahaan tersebut jika perusahaan yang diamati berskala menengah sampai besar. Penelitian juga dapat dilakukan pada sebuah UKM dimana nantinya kami sebagai Mahasiswa Manajemen Bisnis ITS dituntut untuk melakukan perubahan yang cukup radikal yang nantinya akan membantu UKM yang diamati menjadi harus lebih baik. Baik itu dari segi keuangan, efisiensi produktifitas, manajemen pekerja ataupun sampai pada strategi promosi yang harus dilakukan untuk meningkatkan kinerja UKM menjadi lebih baik.
Mata kuliah ini juga menjadi awalan yang sangat baik bagi kami, Mahasiswa Manajemen Bisnis ITS, sebelum menyiapkan tugas akhir sebagai persyaratan lulus dari ITS dengan predikat Sarjana Manajemen nantinya. Namun yang perlu menjadi perhatian disini nantinya adalah, dengan menyandang gelar yang berbeda dengan kebanyakan jurusan lain yang bergelar sarjana teknik bagi mahasiswanya yang lulus membuat Mahasiswa Manajemen Bisnis memiliki metode penelitian yang berbeda dari mahasiswa ITS pada umumnya. Seperti yang sudah disampaikan oleh Pak Saiful bahwa seorang sarjana manajemen tidak hanya ahli dalam perhitungan matematis namun juga memasukkan unsur sosial yang juga mempengaruhi dalam penelitiannya.
Mari berikan kemampuan terbaik pada mata kuliah ini karena mata kuliah ini merupakan pembelajaran terbaik sebelum kita terjun dalam tugas akhir.
La Victoire Nécessite Une Préparation!!!

Dony Indra Gupala - 2511101035

Who Do I Think I Am ? 


Halo,  nama saya Dony Indra Gupala. 20 tahun yang lalu, tepatnya pada tanggal 9 April 1993, saya dilahirkan oleh ibu saya  dan sejak saat itu saya tumbuh di sebuah kota kecil bernama Kediri. Sampai saat ini, alasan mengapa kedua orang tua saya memberikan nama tersebut kepada saya masih menjadi sebuah misteri yang belum dapat saya kuak. Pujiati (ibunda saya), mengabdikan dirinya selama 26 tahun  untuk menjadi seorang pengajar di sebuah SMP yang berada jauh dari hiruk-pikuk perkotaan. Dan ayah saya yang bernama Budiono, kini telah menghabiskan separuh hidupnya untuk bekerja di salah satu Perusahaan BUMN yang ada di negeri ini. Saya dilahirkan sebagai anak kedua di keluarga kecil saya ini dan 2 tahun berikutnya ibu saya kembali melahirkan anak ke – 3 sekaligus anak perempuan pertamanya yang kemudian diberi nama Dhisya Citta Septiana.   

Sejak usia 5 tahun, saya, ibu, kakak, dan adik saya tinggal jauh dari ayah saya yang pada saat itu dipindahtugaskan ke luar kota ( Sidoarjo ) oleh perusahaan tempat beliau bekerja. Walaupun setiap akhir pekan beliau datang untuk menemui keluarganya. perasaan rindu selalu muncul ketika beliau harus kembali untuk bekerja mencari nafkah di tempat yang terpisah jauh. Namun , hari-hari yang saya lalui tanpa keberadaan beliau saya harap dapat menanamkan kemandirian bagi saya di masa datang.

Menginjak usia 6 tahun, saatnya bagi saya untuk mulai memperoleh pendidikan. Pada masa itu orang tua saya memasukkan saya ke SDN Mrican 1 yang notabene memiliki predikat baik dan dekat dengan lingkungan tempat tinggal aya. Di tempat ini saya menghabiskan masa kecil saya dengan bermain dan belajar sekaligus berinteraksi dengan teman-teman sebaya. 6 tahun berjalan, dan sudah saatnya saya melanjutkan pendidikan saya ke jenjang yang lebih tinggi. SMP Negeri 1 Kediri  yang pada  saat itu menjadi destinasi utama berhasil saya dapatkan meskipun butuh perjuangan yang berat untuk mendapatkan bangku sekolah di salah satu sekolah terbaik di Indonesia ini (hiperbola).  Selama menjadi siswa sekolah menengah pertama, prioritas utama saya adalah prestasi akademik sehingga kegiatan yang saya kenali adalah belajar dan belajar. Pada saat itu saya masih buta akan kegiatan berorganisasi, ekstrakulikuler, dan kegiatan-kegiatan diluar pelajaran sekolah, meskipun pada masa ini pula saya mulai kenal dengan yang namanya cinta monyet. Waktu terus berputar dan tidak terasa saya harus meninggalkan sekolah kesayangan saya ini. 

Tempat pemberhentian berikutnya dalam perjalanan meraih cita-cita saya sebagai pengusaha & sekaligus seniman adalah SMA Negeri 1 Kediri.  Di sini saya duduk salah satu kelas unggulan di SMA ini yang diberi nama Smart Class. Selama 3 tahun itu, banyak hal yang terjadi dan perubahan pada diri saya. Saya mulai mengerti tentang kegiatan sosial seperti organisasi dan saya mulai aktif untuk mengikuti kegiatan ekstrakulikuler bahkanberbagai macam kegiatan di sekolah ini saya geluti. Misalnya: saya ikut organisasi Paskibraka, mejuarai kejuaraan atau lomba paskibra di tingkat Jawa Timur dan menjadi duta sekolah sebagai Paskibra di tingkat kota Kediri. Saya juga bergabung dalam organisasi jurnalistik di sekolah yang bernama Metafo dan berhasil menyumbangkan prestasi dari beberapa festival Mading, lomba desain, dan kompetisi pada diklat jurnalistik. Masa SMA saya lalui dengan berbagai kenangan yang indah dan pada akhirnya tiba saatnya untuk meninggalkan masa-masa itu dan melangkah menuju tingkat yang lebih tinggi, yaitu dunia perkuliahan sebagai mahasiswa. Jurusan Teknik Industri bidang studi Manajemen Bisnis Institut Teknologi Sepuluh Nopember menjadi tempat singgah berikutnya bagi perjalanan panjang saya. Persaudaraan di antara perbedaan, hal tersebut yang paling saya rasakan ketika saya memasuki gerbang perkuliahan dan menjalani waktu bersama teman-teman baru saya di kampus kebanggan saya ini.   

43 % Plegmatis, 39 % melankolis, 12% sanguinis, 6% koleris” , deretan angka tersebut merupakan urutan kepribadian yang saya miliki dan baru saya sadari semenjak duduk di bangku kuliah.  Memiliki sifat melankolis membuat saya menjadi seorang yang sedikit perfeksionis dalam setiap hal, seperti terlalu melihat sesuatu dengan detail dan memiliki obsesi terhadap keindahan atau seni serta unsur-unsur yang ada di dalamnya,  meskipun sejauh ini belum memiliki pengalaman dalam berseni. Jika berbicara masalah kegemaran, menyanyilah yang menjadi barisan terdepan dari berbagai macam hobi yang saya lakukan. Bagi saya  bernyanyi merupakan makanan sehari-hari yang dapat dilakukan kapan saja dan di mana saja  dan dengan bernyanyi semua penat dan stress pikiran akan sedikit terlupakan. Suara bukan yang utama bagi saya, memang karena suara saya tidak seemas Afgan, Marcell. Namun, bagi saya yang paling penting adalah bagaimana saya bisa menikmati apa yang saya nyanyikan dan bisa mengobati kebosanan hidup yang seringkali saya rasakan. Bukan hanya menyanyi, semua hal yang berbau musik adalah kegemaran saya, walaupun saya belum dapat memainkan satupun alat musik dengan baik. Sesuai dengan hobi saya tersebut, hal yang saya lakukan diluar kegiatan perkuliahan adalah bergabung dalam (UKM PSMITS) Unit Kegiatan Mahasiswa Paduan Suara Mahasiswa ITS.  

Menjadi seorang entrepreneur dan seniman merupakan cita-cita kecil saya yang muncul sejak di bangku SMP. Karena dengan cara tersebut, saya setidaknya bisa membantu orang lain. Impian lain yang ada di angan-angan saya adalah berkeliling Indonesia dan dunia dimana dengan hal ini saya dapat melihat indahnya perbedaan budaya baik yang ada di nusantara maupun di dunia.  Untuk saat ini, kekurangan yang menghambat saya dalam mewujudkan impian saya adalah kemampuan saya dalam leadership, baik kemampuan komunikasi, skill, kemampuan berorganisasi, kepercayaan diri dan beberapa faktor lain yang saya rasa kurang dan belum ada di dalam diri saya. Namun di sisi lain saya merasakan beberapa kelebihan yang ada dalam diri saya seperti, keinginan yang kuat, motivasi, jiwa seni dan beberapa hal lainnya. Dengan kelebihan dan kekurangan yang akan terus saya perbaki tersebut, dan dengan dukungan keluarga, teman-teman dan lingkungan  , saya berharap suatu saat nanti saya dapat mewujudkan impian-impian saya tersebut dan menjadi orang yang berguna bagi nusa dan bangsa.    

Lika-liku kehidupan di kampus perjuangan telah saya rasakan (antara prestasi dan prestisi). Dalam bidang akademik dan keilmuan prestas yang saya capai tidak begitu membanggakan bagi saya dan tidak sesuai target awal. Target dan harapan awal saya saat itu adalah saya bisa mendapatkan Index Prestasi diatas 3,5. Akan tetapi, selama kuliah di MB saya belum pernah mendapatkan yang namanya IP diatas 3,5 (paling menthok 3,3) dan secara grafik perolehan indeks prestasi akademik saya membentuk tangga yang menurun tahap demi tahapnya. Menyedihkan...

Tahun pertama, saya mencoba untuk mengasah kemampuan saya dalam berorganisasi dan bernyanyi dengan mengikuti salah satu Unit Kegiatan Mahasiswa di ITS yaitu Paduan Suara Mahasiswa. Selama mengikutinya saya mendapatkan bebagai pengalaman dan pencapaian yang cukup menbanggakan. Pada tahun pertama, saya berhasil bergabung dalam tim inti konser tahunan PSM ITS 2012 yang menurut saya itu adalah sebuah prestasi luar biasa dan hal itu adalah angan- angan saya saat masih berada di bangku SMA. PSMITS pun merupakan salah satu alasan saya memilih ITS sebagai tempat saya menimba ilmu. 

Di tahun ke-dua mengikuti kegiatan ini, saya mendapatkan kesempatan untuk mengukir prestasi di kancah Internasional. Pada bulan Juli 2013 , saya dan kawan- kawan PSM mengikuti dua Festival Musik (31th FESTIVAL INTERNACIONAL DE MÚSICA DE CANTONIGRÒS dan THE 59th INTERNATIONAL CHORAL CONTEST HABANERAS AND POLYPHONY TORREVIEJA) dan berhasil membawa gelar juara 3 di masing-masing kompetisi yang keduanya berada di Spanyol. 

Di tahun ke tiga, saya memiliki kemsempatan untuk bergabung dalam kepengurusan PSMITS tepatnya pada bagian Divisi Rumah Tangga yang bertugas untuk mengurusi rumah tangga di dalam paduan suara ini. Selain itu, pada tahun ini saya juga mendapatkan kesempatan untuk bergabung di PS Surabaya Singers dan bersama mereka saya sekali lagi saya berhasil meraih prestasi di tingkat Jawa Timur.  "Sampai sini sudah bingung mau nulis apa lagi." 


Bersambung...

Qisthy Nabilah Busnia - 2511101023

A Girl Who Loves to Smile and Laugh

Assalamualaikum wr.wb.

Lahir di Jakarta pada tanggal 2 Juli 1995 dan memiliki cukup banyak nama panggilan, izinkan saya untuk memperkenalkan diri saya. Nama lengkap saya Qisthy Nabilah Busnia, sering dipanggil Qisthy, cukup sering juga dipanggil oleh teman-teman dan kerabat dekat dengan panggilan "Qib", "Qittun", "Qici", dan panggilan-panggilan unik serta cukup aneh lainnya. Memiliki nama panggilan resmi dan nama depan “Qisthy” yang dalam bahasa arab berarti “adil” merupakan sebuah nama dan anugrah indah yang telah diberikan Allah melalui kedua orang tua saya. Tidak hanya nama depan, pun rangkaian nama lengkap saya yakni Qisthy Nabilah Busnia merupakan sebuah nama yang menurut orang-orang nyaman untuk didengar serta memiliki arti yang indah. Jika diperhatikan, Busnia sendiri merupakan kosakata yang asing dan jarang ditemukan. Banyak orang yang mengira bahwa makna kata “Busnia” memiliki hubungan erat dengan salah satu negara bernama “Bosnia”, tentu saja itu tidak benar. Busnia merupakan nama keluarga dari Papa saya, yang telah ada secara turun menurun sejak kakek dan nenek saya menikah. Dengan adanya nama keluarga tersebut, maka semua anak, cucu hingga cicit dari kakek nenek saya memiliki nama akhir “Busnia”. Saya sendiri merupakan anak ke-2 dari 3 (tiga) bersaudara. Dirumah sendiri, saya dikenal sebagai anak yang ceria dan sering bercanda tawa dengan sesama. Kehadiran seorang Qisthy dirumah cukup mampu mencairkan suasana setiap saat keluarga berkumpul bersama. Selain dikenal sebagai anak yang ceria, dirumah saya juga dikenal sebagai anak yang emosional dan mudah terbawa suasana. Lalu apakah semua sifat serta kriteria diatas juga sering terlihat pada seorang Qisthy di lingkungan luar rumah? Menurut saya demikian. Banyak orang yang berpendapat bahwa saya memiliki sifat easy going atau mudah bergaul, ceria bahkan terkesan cerewet, hingga emosional atau moody sekalipun. Saya sendiri mengakui bahwa beberapa sifat positif maupun negatif tersebut alhamdulillah dan insyaAllah masih menempel pada diri saya. Seringkali saya mengoreksi diri sendiri ketika sedang down atau berada dalam emosi yang kurang stabil, tapi sering juga ketika itu saya kalah dengan pikiran maupun emosi saya sendiri.
Selain sifat-sifat diatas, saya dapat mendeskripsikan diri saya sebagai seorang learner. Kegemaran akan mengetahui hal-hal atau pengetahuan yang baru seringkali mengembangkan cara berfikir saya agar lebih luas lagi. Walaupun demikian, tidak sering juga saya kurang update akan berita-berita atau tren terbaru dilingkungan sekitar. Ya, hal seperti itu masih dan akan terus saya coba untuk perbaiki, tidak hanya demi diri saya sendiri, tapi juga demi kebermanfaatan lingkungan sekitar (amin). Kegemaran saya diberbagai bidang khususnya seni dan olahraga membuat saya memiliki rasa penasaran atau curiousity yang cukup tinggi, namun belum terlalu ahli dalam penerapan dan aplikasinya. Saat ini, saya sedang suka mempelajari bahasa asing baru selain bahasa inggris. Adapun bahasa tersebut meliputi bahasa prancis dan korea. Selain itu, beberapa kali sempat terlintas dibenak saya akan keinginan untuk ahli dalam hal memacu kuda. Kuda sendiri merupakan salah satu hewan yang saya gemari. Walaupun hingga saat ini keinginan tersebut hanya bisa diterapkan melalui menunggangi kuda ditempat-tempat wisata umum, harapan saya kedepannya keinginan ini mampu saya wujudkan dengan sebaik mungkin.
Tidak terasa sudah saya dan temna-teman keluarga MB 2011 telah mendekati masa-masa penulisan Tugas Akhir hingga mendapatkan kelulusan dari Jurusan Manajemen Bisnis. Untuk kedepannya, besar harapan saya agar seluruh elemen keluarga mahasiswa Manajemen Bisnis 2011 bisa lulus dengan IPK yang diharapkan dan menjadi output Jurusan yang membanggakan. Adapun target IPK saya sendiri sebesar 3,8 dan lulus minimal 3,5 tahun.
Metode Penelitian

Pada perkuliahan perdana Metode Penelitian kemarin, tepatnya tanggal 11 Februari 2011, Dosen sekaligus Ketua Jurusan (alhamdulillah Manajemen Bisnis ITS telah resmi menjadi Jurusan dan bukan lagi Program Studi :D) Bapak Imam Baihaqi banyak berbagi ilmu pengetahuan serta tantangan-tantangan bagi kami mahasiswa Manajemen Bisnis 2011. Salah satu hal atau bahasan kemarin yang sangat penting khususnya bagi mahasiswa semester atas seperti kami adalah mengenai metode pelaksanaan Tugas Akhir atau bisa juga disebut Skripski, yang kedepannya akan dihadapin oleh seluruh mahasiswa S1 Manajemen Bisnis ITS. Pak Imam menjelaskan bahwa terdapat 2 jenis skripsi yang bisa dibuat oleh mahasiswa nantinya, yakni Business Research  dan Business Start-Up.
Business Research  merupakan penelitian yang mana objek nya merupakan bisnis yang sedang atau telah berjalan hingga saat ini. Adapun cakupan atau bahasan penelitian sangat luas, sesuai dengan keilmuan Manajemen Bisnis yang telah dipelajari selama ini seperti Pemasaran, Akuntansi, Perilaku Pelanggan dan ilmu-ilmu lainnya. Selama melakukan penelitian ini, penulis juga membutuhkan data-data yang dapat dikumpulkan baik melalui kuisioner maupun data sekunder. selain itu untuk Business Start-Up, penelitian dapat dilakukan melalui 2 (dua) hal yakni konvensional maupun social enterprise. Dalam hal ini objek amatan meliputi sebuah bisnis yang belum lama berdiri dan masih dalam fase pengembangan. Peneliti dapat membantu baik dalam hal penciptaan model keuangan maupun strategi bisnis, dan perencanaan lainnya.
Dalam pertemuan kemarin, Pak Imam juga banyak memberikan gambaran mengenai seperti apa Kerja Praktek yang akan dialami oleh mahasiswa Manajemen Bisnis nanti. Selain itu, Pak Imam juga banyak mengingatkan akan pentingnya konsultasi Dosen maupun pemilihan Dosen pembimbing untuk Tugas Akhir atau Skripsi nantinya. Berbagai pertimbangan serta perencanaan harus lekas difikirkan mulai dari sekarang. Tidak hanya mengenai Dosen pembimbing, pun sama halnya yang tidak kalah penting mengenai topik Tugas Akhir atau Skripsi kita nanti. Kita sudah harus memikirkan jenis Skripsi seperti apa yang akan kita buat nanti dan topik permasalahan seperti apa yang akan kita angkat nantinya. Hal ini merupakan tantangan khususnya bagi mahasiswa Manajemen Bisnis 2011 dikarenakan kami merupakan angkatan pertama dan dapat juga disebut role model mahasiswa Manajemen Bisnis ITS. atas dasar hal itu maka sudah sepatutnya kami memberikan contoh yang baik untuk adik-adik atau penerus kami nantinya di MB, salah satunya dengan penulisan Skripsi atau Tugas Akhir ini. Selain topik, salah satu hal yang penting untuk diperhatikan adalah link atau koneksi. Penekanan dibutuhkannya banyak koneksi guna kelancaran Kerja Praktek maupun Skripsi kami mengharuskan kami untuk mulai giat mencari-cari link untuk nantinya dimanfaatkan dalam hal akademik. Saya juga percaya bahwa koneksi ini tidak hanya bermanfaat untuk kehidupan perkuliahan kami, melainkan juga kehidupan setelah perkuliahan atau setelah lulus nanti (amin). Untuk Kerja Praktek maupun Skripski sendiri, diharapkan baik topik, tempat penelitian atau KP, maupun input hingga output  kedua kegiatan tersebut dapat sesuai dan cocok dengan kepribadian dan ketertarikan kita akan bidang atau keilmuan tertentu.
Akhir kata, semoga mata kuliah Metode Penelitian selama satu semster ini dapat memberikan banyak manfaat untuk kami, mahasiswa Manajemen Bisnis 2011. Besar harapan saya bahwa perjuangan kami selama menjadi mahasiswa Manajemen Bisnis ITS dapat memberikan manfaat baik untuk pribadi maupun orang-orang disekitar pada umumnya.

Wassalamualaikum wr.wb.