Senin, 24 Maret 2014

TRIANDO ERSANDI - 2511101017

Research proposal marupakan sebuah proposal penelitian terhadap suatu permasalahan yang dianalisa analisa terhadap objek tertentu dan outputnya berupa pemecahan atau solusi dari permasalahan tersebut. Adapun format pembuatan research proposal yaitu :
1.      Pendahuluan
Pendahuluan merupakan gambaran umum terhadap isis proposal penelitian yang akan kita buat. Bagian ini berisi mengenai latar belakang penulisan proposal, objek amatan dan gambaran umum permasalahan yang akan di teliti. Adapun beberapa hal yang perlu di perhatikan dalam baba pendahuluan ini adalah :
-          Berisi fakta : fakta merupakan pristiwa ril ang benar benar terjadi dan dapat di buktikan
-          Informasi : merupakan penunjang fakta bisa berupa fakta juga atau opini dari sumber tertentu, selai itu juga berisi tentang teory tery yang dibutuhkan untuk memperkuat fakta yang telah di kemukakan
-          Permasalahan : merupakan  suatu opini penulis yang timbul terhadap amatan dari suatu objek yang akan di teliti secara ilmih kebenarannya. Berisi tentang mengapa permasalahan tersebut terjadi dan apa akibat atau dampak yang di timbulkan dari permasalahan tersebut.
2.      Rumusan masalah
Rumusan masalah berbicara spesifik terhadap masalah yang akan di pecahkan. Research question atau perumusan masalah ini juga disebut dengan research problem, hal ini bisa diartikan sebagai rumusan yang menanyakan kejadian, baik itu kedudukan sebagai fenomena mandiri ataupun kedudukan sebagai fenomena yang berkaitan dengan antar fenomena baik sebagai penyebabnya maupun akibatnya. Di dalam perumusan masalah sendiri diperlukan untuk memperhatikan bentuk-bentuk masalah. Sebenarnya teradapat tiga bentuk masalah di antaranya adalah sebagai berikut : masalah deskriptif, komparatif dan asosiatif
3.      Tujuan
Beberapa hal penting yang perlu diketahui tentang tujuan diantaranya:
-          Merupakan sasaran dari penelitian yang akan ditangani. Sebagai acuan, memeriksa sampai     seberapa jauh permasalahannya (a), apa perma-salahan pokok atau akar permasala-hannya (b), apa penyebabnya (c) dan (d), bagaimana kira-kira penanganan-nya.
-          Dari kerangka konseptual akan mempermudah penelitian dalam merumuskan tujuan yang akan diinginkan. Artinya, ditarik dari sudah jelasnya kerangka konseptual pertanyaan kita, apalagi yang belum, apa lagi yang ingin dicapai. Itulah tujuan, dengan konsep yang telah benar-benar.
-          Setelah kiat-kiat proposal dikuasai, sekarang penjabaran proposalnya menjadi rancangan penelitian (Research Design).
-          RESEARCH DESIGN (riset disain) dimulai dari tujuan.
-           
4.      Ruang lingkup
Bagian ini memaparkan keluasan cakupan penelitian. Keluasan cakupan penelitian dapat dibatasi dengan pembatasan lokasi (kancah) penelitian, membatasi banyaknya variabel yang akan dikaji, dan membatasi subjek penelitian




5.      Asumsi
Asusmsi merupakan dugaan yang digunankan sebagai dasar serta landasan berpikir yang dianggap benar

6.      Tinjauan pustaka
Terdiri dari :
-          Landasan teori : berisi defenisi, defenisi, theory, apa yang akan dikerjakan
-          Sumber : daidapat dari jurnal, literature buku dansebagainya.
7.      Metodologi
Metodologi atau Metode Penelitan yang tepat dan benar semakin dirasakan urgensinya dan menjadi peringkat sangat penting bagi keberhasilan suatu riset (penelitian).
Salah satu hal yang penting dalam setiap penelitian adalah perumusan metodologi penelitian. Melalui metodologi harus dengan jelas tergambar diantaranya bagaimana cara penelitian dilaksanakan yang tertata secara sistimatis; bagaimana landasan teori tentang rancangan penelitian (research design), model yang digunakan (didahului dengan rancangan percobaan (penelitian eksperiment) atau teknik – teknik yang lumrah digunakan dalam pengumpulan, pengolahan dan analisa data. Metodologi atau metode yng digunakan antara lain metode sejarah, metode deskriptif antara lain menggambarkan tentang objek tertentu, manusia, kondisi, sistem dan sebagainya yang terkini. Sering juga digunakan metode survey (menyelidiki gejala, fakta secara faktual), metode percobaan (eksperiment), metode KASUS (suatu objek spesifik), kooperatif (menjawab sebab akibat dengan menganlisis faktor penyebab utama) atau gabungan, serta pemikiran kritis dan analisa tentang sampling maupun design percobaan serta studi kepustakaan.

Review proposal yang baik
1.      Sebuah proposal harus mendefinisikan masalah dan menggambarkan solusi yangakan diajukan.
2.      Terdapat fakta, bukan opini, untuk memperkuat argument untuk persetujuan nanti. Rencana penelitian serupa atau proyek dan mengutip mereka, menekankan keberhasilan dan bagaimana proposal menyelesaikan kelemahan, kelalaian, atau prioritas kesalahan yang jelas didalamnya
3.      Menganalisis rencana atau proyek, menunjukkan hasil yang mungkin.
4.      Setiap diskusi sumber daya keuangan atau lainnya harus dilakukan dengan hati hati dan harus memberikan gambaran yang realistis tentang biaya yang diperlukan
5.      Teliti dalam menulis, mengedit, dan desain proposal.

            

Tidak ada komentar:

Posting Komentar