Research proposal
marupakan sebuah proposal penelitian terhadap suatu permasalahan yang dianalisa
analisa terhadap objek tertentu dan outputnya berupa pemecahan atau solusi dari
permasalahan tersebut. Adapun format pembuatan research proposal yaitu :
1. Pendahuluan
Pendahuluan
merupakan gambaran umum terhadap isis proposal penelitian yang akan kita buat.
Bagian ini berisi mengenai latar belakang penulisan proposal, objek amatan dan
gambaran umum permasalahan yang akan di teliti. Adapun beberapa hal yang perlu
di perhatikan dalam baba pendahuluan ini adalah :
-
Berisi fakta : fakta merupakan pristiwa
ril ang benar benar terjadi dan dapat di buktikan
-
Informasi : merupakan penunjang fakta
bisa berupa fakta juga atau opini dari sumber tertentu, selai itu juga berisi
tentang teory tery yang dibutuhkan untuk memperkuat fakta yang telah di
kemukakan
-
Permasalahan : merupakan suatu opini penulis yang timbul terhadap
amatan dari suatu objek yang akan di teliti secara ilmih kebenarannya. Berisi
tentang mengapa permasalahan tersebut terjadi dan apa akibat atau dampak yang
di timbulkan dari permasalahan tersebut.
2. Rumusan masalah
Rumusan
masalah berbicara spesifik terhadap masalah yang akan di pecahkan. Research question atau perumusan masalah ini juga
disebut dengan research problem, hal ini bisa diartikan sebagai rumusan yang
menanyakan kejadian, baik itu kedudukan sebagai fenomena mandiri ataupun
kedudukan sebagai fenomena yang berkaitan dengan antar fenomena baik sebagai
penyebabnya maupun akibatnya. Di dalam perumusan masalah sendiri diperlukan
untuk memperhatikan bentuk-bentuk masalah. Sebenarnya teradapat tiga bentuk
masalah di antaranya adalah sebagai berikut : masalah deskriptif, komparatif
dan asosiatif
3. Tujuan
Beberapa
hal penting yang perlu diketahui tentang tujuan diantaranya:
-
Merupakan sasaran dari penelitian yang
akan ditangani. Sebagai acuan, memeriksa sampai seberapa jauh permasalahannya (a), apa
perma-salahan pokok atau akar permasala-hannya (b), apa penyebabnya (c) dan
(d), bagaimana kira-kira penanganan-nya.
-
Dari kerangka konseptual akan
mempermudah penelitian dalam merumuskan tujuan yang akan diinginkan. Artinya,
ditarik dari sudah jelasnya kerangka konseptual pertanyaan kita, apalagi yang
belum, apa lagi yang ingin dicapai. Itulah tujuan, dengan konsep yang telah
benar-benar.
-
Setelah kiat-kiat proposal dikuasai,
sekarang penjabaran proposalnya menjadi rancangan penelitian (Research Design).
-
RESEARCH DESIGN (riset disain) dimulai
dari tujuan.
-
4. Ruang lingkup
Bagian
ini memaparkan keluasan cakupan penelitian. Keluasan cakupan penelitian dapat
dibatasi dengan pembatasan lokasi (kancah) penelitian, membatasi banyaknya
variabel yang akan dikaji, dan membatasi subjek penelitian
5. Asumsi
Asusmsi
merupakan dugaan yang digunankan sebagai dasar serta landasan berpikir yang
dianggap benar
6. Tinjauan pustaka
Terdiri
dari :
-
Landasan teori : berisi defenisi,
defenisi, theory, apa yang akan dikerjakan
-
Sumber : daidapat dari jurnal,
literature buku dansebagainya.
7. Metodologi
Metodologi
atau Metode Penelitan yang tepat dan benar semakin dirasakan urgensinya dan
menjadi peringkat sangat penting bagi keberhasilan suatu riset (penelitian).
Salah
satu hal yang penting dalam setiap penelitian adalah perumusan metodologi
penelitian. Melalui metodologi harus dengan jelas tergambar diantaranya
bagaimana cara penelitian dilaksanakan yang tertata secara sistimatis;
bagaimana landasan teori tentang rancangan penelitian (research design), model
yang digunakan (didahului dengan rancangan percobaan (penelitian eksperiment)
atau teknik – teknik yang lumrah digunakan dalam pengumpulan, pengolahan dan
analisa data. Metodologi atau metode yng digunakan antara lain metode sejarah,
metode deskriptif antara lain menggambarkan tentang objek tertentu, manusia,
kondisi, sistem dan sebagainya yang terkini. Sering juga digunakan metode
survey (menyelidiki gejala, fakta secara faktual), metode percobaan
(eksperiment), metode KASUS (suatu objek spesifik), kooperatif (menjawab sebab
akibat dengan menganlisis faktor penyebab utama) atau gabungan, serta pemikiran
kritis dan analisa tentang sampling maupun design percobaan serta studi
kepustakaan.
Review proposal yang baik
1. Sebuah
proposal harus mendefinisikan masalah dan menggambarkan solusi yangakan
diajukan.
2. Terdapat
fakta, bukan opini, untuk memperkuat argument untuk persetujuan nanti. Rencana
penelitian serupa atau proyek dan mengutip mereka, menekankan keberhasilan dan
bagaimana proposal menyelesaikan kelemahan, kelalaian, atau prioritas kesalahan
yang jelas didalamnya
3. Menganalisis
rencana atau proyek, menunjukkan hasil yang mungkin.
4. Setiap
diskusi sumber daya keuangan atau lainnya harus dilakukan dengan hati hati dan
harus memberikan gambaran yang realistis tentang biaya yang diperlukan
5. Teliti
dalam menulis, mengedit, dan desain proposal.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar