Selasa, 18 Maret 2014

HOW TO MAKE RESEARCH PROPOSAL? by Anisa Shabrina 2511101001


Research Proposal merupakan langkah awal untuk melanjutkan skripsi atau penelitian yang diajukan mahasiswa/peneliti lainnya. Meskipun terdengar sepele, ternyata menyusun proposal penelitian tidaklah mudah; membutuhkan landasan teori yang kuat, permasalahan yang belum pernah diangkat dan isu baru dimasyarakat. Selain itu, sebagai peneliti, kita juga harus menyukai topik yang nantinya dipilih agar mengerjakannya pun semangat dan menyenangkan. Penyusunan proposal hingga skripsi/tesis/laporan penelitian alangkah lebih baik jika dikerjakan sendiri, tidak menggunakan jasa rental. Berikut isi dari Research Proposal:

BAB 1
Pendahuluan
Di bagian pendahuluan in biasanya berisikan tentang latar belakang, menyampaikan fakta, masalah yang ada diperusahaan itu, masalah yang diangkat, dan beberapa dukungan info seperti; “Social media berpotensi untuk meningkatkan image perusahaan (Fuad,2014) contoh: PT. X menggunakan social media berupa twitter sehingga image perusahaan menjadi bagus”
Kemudian diakhir paragraph pada bagian pendahuluan juga ditegaskan masalah yang akan dibahas.
Rumusan Masalah
Rumusan masalah biasanya menuliskan tentang permasalahan yang diambil, kemudian dijadikan satu pertanyaan besar (umum). Contohnya:
·     Bagaimanakan pendekatan untuk menarik konsumen baru dan menjaga konsumen yang ada?
Dari pertanyaan tersebut kemudian diuraikan menjadi:
a.    Bagaimana tingkat kepuasan konsumen?
b.    Bagaimana konsumen menilai restoran anda dengan kompetitor?
c.     Faktor-faktor apa saja yang berkontribusi?
Tujuan
Tujuan biasanya berisikan tentang jawaban dari rumusan masalah untuk menyelesaikan penelitian.
Ruang lingkup
Asumsi
Jika dalam penelitian anda tidak membutuhkan untuk menuliskan asumsi, tidak perlu di paksakan. Karena, banyak sekali mahasiswa yang memaksakan menulis asumsi sehingga dosen penguji sendiri bingung.
Sebenarnya, contoh dari asumsi itu bagaimana? Misalkan, dalam penelitian/skrispi/tesis menggunakan metode regresi; dalam perkembangannya teori ini berubah sehingga penulis harus menjelaskannya di bagian asumsi.

BAB 2: TINJAUAN PUSTAKA
Beda dari landasan teori, daftar pustakan merupakan review dari pustaka yang telah didapat. Sedangkan landasan teori hanya seperti merangkum dari kalimat di sumber. Menulis tinjauan pustaka juga harus sesuai dengan topik yang diangkat. Misalnya; meneliti tentang Sumber Daya Manusia, teori yang dituliskan juga harus tentang Sumber Daya Manusia bukan tentang akutansi, supply chain, dll.
Sumber-sumber mana saja yang dapat dijadikan tinjauan pustaka? Sebenarnya banyak sekali sumber-sumber yang dapat dijadikan tinjauan pustaka, namun beberapa sumber tidak diizinkan oleh penguji seperti; blog dan Wikipedia. Sumber-sumber yang biasanya digunakan dalam menyusun penelitian adalah jurnal, laporan-laporan sebelumnya, buku, dan majalah online.

BAB 3: Metodelogi Penelitian
1.     Bagaimana research question  dijawab?
2.     Data: Apa, Bagaimana, dan Akses?
3.     Analisis/ teknik yang di gunakan serta alasannya.

Setelah mendapatkan cara menulis proposal skripsi, sebenarnya saya hanya mendapatkan satu yaiitu; keyakinan untuk menyelesaikan skripsi pada semester 7 dengan baik. Keyakinan itulah yang kemudian membuat saya semangat dalam menyicil untuk menyusun skripsi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar